Ngeblog Lewat SmartPhones.

Selamat Malam,

Ngeblog lewat smartphones, setelah sekian lama ngeblog. Baru kali ini dan baru tau juga ternyata bisa ngeblog pakai Smartphone yang nyambung ke hosting pribadi.

Luar biasa canggih loh Handphonenya (ya namanya juga SmartPhone, pengguna aja yang kurang smart. Ehe!)

Ide ini baru merasuk ke otak saya ketika saya memiliki komitmen untuk ikut 30 Hari bercerita.

Awal mulanya, saya ada di rumah tante dan tidak membawa laptop. Selain itu tidak ada wifi di rumah tante saya. Karena konitmen ini tetap harus jalan. mulailah saya memikirkan alternatif untuk bisa menulis ketika tidak ada laptop.

Kuncinya berani mencoba! Utak atik sana sini akhirnya berhasil juga. Tulisan ini untuk pertama kalinya ditulis menggunakan smartphone saya. Hehehe!

Buat teman-teman yang ingin bisa ngeblog lewat smartphone dengan hosting pribadi, bisa banget kok!

Caranya:

  1. Instal plugin Jetpack di cms wordpress yang ada di hosting pribadi kalian.
  2. Aktifkan plugin dengan membuat akun yang nantinya akan nyambung sama wordpress.com
  3. Pada smartphones download aplikasi wordpress.
  4. Lalu pilih login dengan menggunakan email akun yang nyambung dengan wordpress.com.
  5. Maka akan muncul pilihan sitenya.
  6. Tinggal tulis seperti biasa.

Enggak cuma nulis di aplikasi ini juga bisa edit-edit website sesuka hati.

Dari ini saya akhirnya sadar kalo komitmen dan konsisten itu penting untuk mendukung self motivation kita. Komitmen membuat kita ingat dan berusaha untuk menepati janji pada diri sendiri dengan setia. Keteledoran dalam komitmen membuat kita lepas kontrol sehingga bikin enggak konsisten.

Hmmm.. saya pun mengevaluasi kembali komitmen-komitmen yang lost di tahun lalu, beberapa penyebanya:

  1. Tidak dinyatakan dengan baik. Maksut disini dengan tidak adanya pernyataan yang pasti dan terlihat dengan sangat jelas atau sebatas di angan-angan. Maka dari itu bentuk pernyataan komitmen itu selalu dan akan terus berupa simbolis yang terlihat dengan jelas. Tahun ini saya menggunakan Evernote sebagai pencatatan atau data track record habit baru saya ini.
  2. Tidak adanya prioritas didalam komitmen tersebut, sehingga seringkali menjadi terlupakan dan terbengkalai. Untuk bisa menyatakan prioritasnya saya belajar dari cara berfikir seorang kawan. (Link: menyusul yaa)

Dari sini saya sadar vakumnya kegiatan saya menulis sebelumnya karena lebih banyak afl (away from laptop) dan lebih sering berada di lapangan. (Anggap saja ini alasan bagus saya yang sebenarnya cuma malas saja!)

Hehehe! #30HariBercerita #30HBC2002

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *