Manusia Mengandung Energi, Tips Cara Mengaktifkannya

Everything is energy and that’s all there is to it. Match the frequency of the reality you want and you cannot help but get that reality. It can be no other way. This is not philosophy. This is physics. –Albert Einstein-

Kamarin saya bercerita secara singkat plot twist yang saya rasakan di tahun 2018. Masih berhubungan dengan cerita sebelumnya bahwasanya saya masih dalam tahap belajar mohon apabila ada kesalahan yang kurang sesuai bisa diingatkan.

Okeh markilai (mari kita mulai). 

Bahasan kali ini tentang Energi seperti janji saya. Energi adalah kekal. Kita mengenal energi ketika pelajaran fisika, betul? Entah pada saat saya sekolah kurang memperhatikan atau tidak masuk sekolah, saya baru mengetahui bahwa dalam tubuh manusia pun mengandung energi.

Kutipan kalimat Albert Einstein itu benar adanya. Manusia memiliki kuasa untuk dapat menarik sesuatu dan menyamakan frekuensi yang kita mau dengan energi alam semesta sehingga dapat menjadi kenyataan. Seperti yang bisa dikatakan bahwa kita sebernarnya memiliki Power. “Luar biasa bukan?”

Apasih Energi dalam tubuh Manusia?

Energi dalam tubuh manusia itu ada banyak sekali bentukya salah satu getaran yang dapat mempengaruhi energi kita adalah emosi yang kita rasakan dan salurkan. misal nih penelitian yang sudah dilakukan oleh Masaru Emoto tentang energi ini dilakukan pada air yang dibekukan sehingga menciptakan bentuk-bentuk yang indah apabila getaran energi beresonansi (peristiwa turut bergetarnya suatu benda karena pengaruh getaran gelombang elektromagnetik luar). Sebaliknya apabila getaran energi itu tidak beresonansi, maka yang terjadi akan menciptakan bentuk-bentuk yang menghancurkan.

Contoh: Air sebelum dibekukan kita berikan ucapan yang menyenangkan dan positif ketika dibekukan bentuk bunga es apabila di teliti di mikroskop menampilkan bentuk yang indah, begitu pula sebaliknya.

Hasil Penelitian Masaru Emoto

Berhati-hatilah dengan perkataan dan ucapan yang kita berikan kepada diri sendiri dan orang lain.

Manfaat apa yang di dapat dengan mengatur dan mengendalikan energi?

Manfaat dalam mengatur dan mengendalikan energi supaya beresonansi adalah:
  • Mendekatkan diri kepada Tuhan.
  • Mempertemukan kita dengan hal-hal yang baik.
  • Mempertemukan dengan solusi.
  • Memampukan kita untuk melihat masalah sebagai peluang.
  • Tidak mudah stres
  • Dijauhkan dari hawa nafsu sesat dan berlebihan.
  • Mampu menyesuaikan diri lebih baik.
  • Memudahkan kita untuk menjalin hubungan baik dengan orang lain.
  • Meningkatkan kecerdasan bahkan menjadi bijak.
  • Menjadi bahagia.

Bagaimana mengaktifkan Energi Kita?

Menurut seminar yang saya ikuti cara mengaktifkan energi itu dengan teknik bernafas dan meditasi. Yaps! cukup bernafas dan meditasi. rutinitas yang saya lakukan sebagai latihan adalah 

Menarik Nafas Dalam

Sepele, memang dan harus dilakukan. Saya akan menarik nafas dalam ketika saya menghadapi kondisi atau situasi-situasi diluar kendali saya. Saat menarik nafas dalam-dalam saya akan menahan nafas 30-60 detik untuk selanjutnya saya hembuskan pelan-pelan. Sangat bisa juga di terapkan ketika sedang marah, kecewa atau panik.

5 Kali Mantra dalam hembusan nafas

Kalo ini adalah rutinitas yang saya lakukan setiap pagi dan sebelum tidur. Caranya menarik nafas dalam-dalam dan ketika menghembuskan bersamaan dengan mengatakan kalimat mantra. Urutan kalimat mantaranya adalah:

  • Tarik Nafas, dan keluarkan secara perlahan
  • Tarik Nafas dan keluarkan sambil mengucapkan rasa berterima kasih yang anda rasakan Contoh : Terima kasih Tuhan, atas Kesehatan yang Kau beri.
  • Tarik Nafas dan keluarkan sambil mengucapkan fokus yang kamu inginkan hari ini. Contoh : Hari ini saya orang yang sabar.
  • Tarik Nafas dan keluarkan sambil mengucapkan pikiran yang mewakili idealnya diri anda. Contoh: Saya adalah orang yang mudah diandalkan.
  • Tarik Nafas, dan keluarkan secara perlahan. selesai.

Meditasi

Meditasi menurut saya memberikan waktu untuk sejenak menjauh dari dunia saya. Dalam meditasi saya kembali menata diri saya. Meditasi juga membantu saya membersihkan diri dari hal-hal yang kurang perlu dalam pikiran saya dan hati saya. 

Melatih untuk terus berfikir positif

Berfikir positif yang saya lakukan adalah dengan tidak menghakimi atau menilai orang lain, Menghormati setiap keputusan dan penolakan. Tidak memaksakan kehendak diri sendiri, Tidak berasumsi serta tidak berekspetasi berlebihan.
Begitulah, yang saya lakukan, selama 2018 setelah mengikuti seminar yang saya ceritakan sebelumnya. Tentu melakukan hal ini, saya masih terus belajar. Karena tidak ada yang sempurna dalam dunia ini jadi anda bisa menggunakan metode-metode yang cocok dengan diri anda sendiri. Sampai Jumpa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *