Eventstory

Arti Bangga Almamater

Puji Tuhan, hari ini saya diberikan kesempatan untuk mengunjungi tempat saya menggenapkan program wajib belajar 12 tahun. Hahaha!

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Purwosari. Mari berkilas balik mengapa pada akhirnya bisa terdampar di sekolah yang jarak dari rumah 24 KM dengan waktu tempuh 30 menit.

Tahun 2008, SMKN 1 Purwosari yang letaknya di Kabupaten Pasuruan cukup terkenal di Kota Pasuruan. Sekolah ini adalah satu-satunya sekolah di Wilayah Pasuruan yang memiliki Kejuruan di bidang IT.

Selain itu, sekolah ini banyak mencetak murid berprestasi hingga ada program pertukaran pelajar ke Jerman. Program inilah yang akhirnya memikat saya untuk mencoba mengikuti serangkaian tes penerimaan siswa baru.

Tidak berharap lebih, karena saya berfikir kalo tidak diterima saya akan sekolah di Kota dengan nilai UAN saya yang cukup baik. Setidaknya dalam urutan masih berada di tengah-tengah lah.

Serangkaian tes berhasil terlewati dan saya diterima dengan sangat aman dan masuk di Kejuruan IT seperti yang saya harapkan. Usai masa orientasi, kami di berikan kesempatan untuk memilih kejuaruan yang akan kami tekuni 3 tahun mendatang. Pilihan saya jatuh di Teknik Komputer Jaringan.

3 Tahun saya lewati dengan sangat seru dan menantang, banyak sekali hal baru yang bisa buat saya bermain-main. Saya merasa tidak pernah bosan dan senang ketika saya berhasil membuat jaringan dan settingan server saya bekerja dengan baik.

Ahhh.. semakin kesini saya jadi terhanyut memori masa saya bersekolah. Mari hentikan saja kilas balik ini. Intinya saya sangat senang dengan bersekolah di SMKN 1 Purwosari.

Lalu apa hubungannya dengan judul cerita ini?

Hari ini saya diberikan kesempatan untuk membagikan cerita pengalaman saya setelah lulus dari SMK.

Sebelum acara saya menyempatkan waktu duduk berbincang dengan guru panutan saya dulu di kejuruan. Kami bertukar cerita pengalaman masa lalu dan bertukar ide untuk apa yang bisa dilakukan demi menaikan nama baik sekolah.

Menurut saya bangga terhadap almamater bukan hanya tentang gengsi sekolah namun tentang ketika dapat kembali ke tempat saya di tempa dan dapat memberikan kontribusi untuk lebih memajukan sekolah.

Harapan saya, tahun ini dapat melakukan eksekusi dari ide yang sudah tersalurkan. Dengan memajukan sekolah, memepertahankan nama baik dan membanggakan alamamater.

#30HariBercerita #30HBC2004

Pak Gabriel Wao : Guru Kejuruan Saya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *